Site Map: Home > berita terbaru, Dari Lapangan > Fasilitator Teknik Kapan Datang?
15 November 2006 07:02 WIB

Pascagempa Mei lalu masyarakat diharuskan membuat rumah tahan gempa. Dana rekonstruksi yang digunakan pun dipersiapkan untuk membangun rumah model ini. Rumah tahan gempa ini dimaksudkan untuk menghindari angka kematian lebih besar bila terjadi gempa. Namun bagi Walidi (bukan nama sebenarnya) agaknya pembagunan rumah model ini masih asing baginya.
Rumah tinggalnya yang hancur akibat gempa menyebabkan dirinya harus rela tinggal di tenda. Pasca-pencairan dana rekonstruksi Walidi segera memulai pembangunan rumah. Dimulai dari menggali fondasi untuk mendirikan bangunan hingga memasang tiang. Pengerjaan ini dilakukan sendiri bersama istrinnya. “Kulo damel griyo dewe, soale menawi mbayar tukang awis (saya kerjakan pembangunan rumah sendiri karena kalau menggunakan tukang mahal),” terang Walidi, warga Dadapan, Timbulharjo, Sewon, Bantul.Kini, pengerjaan fondasi rumah telah selesai dilakukan. Namun pengerjaan ini terpaksa sia-sia karena ia harus membongkar bangunannya kembali. Alasannya pembongkaran itu karena pengerjaan tidak sesuai dengan model rumah tahan gempa. “Kulo ken bongkar pondasi soale mboten kados aturane (saya disuruh membongkar kembali fondasi karena tidak sesuai peraturan),” lanjut bapak yang sudah terlihat cukup renta ini.

Walaupun telah membongkar bangunan Walidi masih kebingungan karena tak mengerti dengan peraturan yang ada. “Kawit riyen menawi damel griyo nggih ngoteniki sakniki aturane pripun kulo mboten mangertos (dari dulu kalau membuat rumah ya seperti ini, saya tidak paham dengan peraturannya),” lanjut bapak yang telah beruban tersebut.  Usulan pembongkaran itu diajukan oleh salah seorang fasilitator sosial di wilayah tersebut.

Pembangunan rumah terpaksa dihentikan sementara sembari menunggu penjelasan dari fasilitator teknik. “Lha fasilitator teknik niku sinten kok kulo ken ngentosi (fasilitator teknik itu siapa, saya masih harus disuruh menunggu),” lanjut Walidi.Sebenarnya pemerintah telah menerjunkan fasilitator teknik sejak tanggal 10 Oktober silam. Namun masyarakat hingga hari ini masih harus menunggu kinerja fasilitator teknik untuk memulai pembangunan rumah mereka kembali. <ati>


tidak ada komentar untuk tulisan diatas

Tulis Komentar

Nama* Comment
E-mail*
Website
Jl. KH Ali Maksum No 183, Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta Indonesia - 55188 Telp/Fax : +62 274 411 123 E-mail: office[at]combine.or.id
Didukung oleh :
  • COMBINE Resource Institution
  • Hivos - People Unlimited