Site Map: Home > berita terbaru, Dari Lapangan > Tiga Tempat Disiapkan sebagai Mediacenter
9 October 2009 07:31 WIB

Langkah Mempercepat Aliran Data Tanggap Darurat Gempa Padang
Hingga memasuki hari keenam usai gempabumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang Sumatera Barat pada Rabu, 30 September 2009 lalu, kegiatan koordinasi bantuan tetap dipusatkan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Tim AirPutih yang didukung oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan Indosat M2 telah datang dan memasang VSAT (Very Small Aperture Terminal) di tempat tersebut agar internet dapat tersambungkan. Sebuah media center pun terbangun di tempat yang dijadikan pusat koordinasi Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Sumbar bersama beragam organisasi dalam dan luar negeri.
Dua buah VSAT harus dipasang di sana agar sambungan internet yang dibutuhkan oleh para relawan untuk berkirim data itu tidak terhambat. Oleh karena terbatasnya akses selular berkapasitas tinggi di kawasan pelosok Sumbar yang terkena dampak bencana maka banyak relawan yang mau tak mau harus kembali ke Padang untuk melakukan akses data melalui internet. Waktu dan tenaga yang harus dihabiskan untuk menempuh perjalanan yang jauh cukup berarti, terutama di masa tanggap darurat ini.

Melihat situasi itu, Tim AirPutih telah memasang satu VSAT serupa di Posko al-AzharPeduli di Toboh Gadang, di tepi jalan raya Padang – Pariaman. Pos telekomunikasi ini juga menyediakan sambungan telepon gratis yang dibangun oleh PSN. Kedua layanan ini banyak dimanfaatkan oleh relawan yang perlu akses komunikasi, yang lewat wilayah tersebut, daripada harus kembali jauh ke Padang. Warga setempat banyak menggunakan layanan telepon gratis yang ada.

Dua VSAT lagi akan dipasang di Kantor Walikota Pariaman dan di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan mulai hari Selasa, 6 Oktober 2009. Kemudian, satu VSAT lagi akan dipasang di Kantor Kesbanglinmas Kabupaten Agam. Khusus di sana, VSAT itu akan dikonvergensikan dengan medium komunikasi yang yang diadakan oleh tim Combine Resource Institution, yakni seperangkat radio komunikasi (RIG – HT) dan radio siaran. Ragam media itu akan dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Agam untuk membuka sebuah media center di wilayah yang cukup parah terkena dampak gempa akhir bulan lalu itu. Tidak banyaknya tim relawan yang masuk hingga wilayah Agam sebelah utara ini disinyalir oleh Kepala Kantor Kesbanglinmas Kabupaten Agam Martias Wanto, pada Senin (05/10) sore tadi, dikarenakan tidak adanya media center yang dapat dimanfaatkan untuk mengakses informasi. Padahal, di tempat tersebut listrik sudah menyala dan sambungan internet melalui layanan Telkom tetap terhubung.

Combine Resource Institution dan AirPutih bekerjasama dengan masyarakat pegiat Jaringan Radio Komunitas Sumatera Barat mengungkapkan niat untuk mengoptimalkan fasilitas yang ada di Lubukbasung itu dengan membangun sebuah sistem informasi komunikasi dalam bentuk media center. Keberadaan media center ini nantinya diharapkan dapat mempercepat proses layanan pengiriman bantuan ke wilayah yang belum banyak terjamah lembaga pemberi bantuan. Informasi yang akan disebarluaskan ke luar Agam ini nanti akan bersumber dari banyak pihak, yang suaranya akan direkam dengan perangkat radio komunikasi, radio siaran komunitas, dan portal internet. Perangkat ini akan mulai disusun di Lubukbasung pada hari Rabu (07/10), menunggu kedatangan peralatan di Padang hari ini, Selasa (06/10), setelah menempuh dua hari perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta.

Elanto Wijoyono


tidak ada komentar untuk tulisan diatas

Tulis Komentar

Nama* Comment
E-mail*
Website
Jl. KH Ali Maksum No 183, Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta Indonesia - 55188 Telp/Fax : +62 274 411 123 E-mail: office[at]combine.or.id
Didukung oleh :
  • COMBINE Resource Institution
  • Hivos - People Unlimited