Jumat, 19 Maret 2010 | 09:18 WIB
BENGKULU, KOMPAS.com – Kabupaten Lebong terancam terisolasi akibat beberapa poros jalan menuju daerah itu terdapat puluhan titik rawan longsor, terutama pada saat hujan. ”Selama dua pekan terakhir ini terjadi longsor di 15 titik hingga tanahnya menimbun badan jalan. Tak pelak, terjadi kemacetan arus lalu lintas di jalan itu,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lebong, Budi Haryanto, Jumat (19/3/2010).
Daerah rawan longsor terparah sering terjadi pada poros jalan provinsi yang menghubungkan Bengkulu Utara-Lebong, Lebong-Kota Curup, dan Muara Aman-Kecamatan Pinang Belapis di perbatasan Taman Nasional Krinci Seblat (TNKS).
Sementara itu, Pemkab Lebong hanya memiliki satu unit alat berat yang kondisinya sudah tua. Jika terjadi tiga titik mencana longsor dalam sehari, penanganannya memakan waktu hingga belasan jam atau tergantung besarnya longsoran tersebut.
Editor: Abi | Sumber : ANT
Sumber : Kompas.com



tidak ada komentar untuk tulisan diatas
Tulis Komentar