Jalinmerapi (5/11/10). Usai sholat jumat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pidato singkat dari istana negara terkait penanggulangan bencana merapi.
Ada 4 point khusus yang disampaikan beliau. Pertama, akan dilakukan tindakan khusus bersifat cepat dan tanggap darurat yang akan dilakukan sepenuhnya oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dibantu oleh Menko Kesra dan berbagai pihak lainnya, seperti Gubernur DIY dan Jateng, Kapolda DIY dan Jateng, Pangdam 4 Diponogoro, juga para bupati serta pemerintah terkait. Satu komando dari Kepala BNPB, yang berkedudukan setingkat menteri dimana wewenang ini telah tertera sesuai undang-undang. sehingga diharapkan adanya pergerakan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.
Kedua, akan digerakkan pihak TNI untuk menyusun satu brikade khusus terkait penanggulangan bencana, seperti batalyon kesehatan, batalyon tempur, batalyon perbekalan dan angkutan, dan batalyon lainnya untuk membangun sejumlah fasilitas pengungsi, rumah sakit di lapangan, baik bagi pihak sipil dan militer. Karena bencana merapi kali ini sangat sulit diprediksi kondisinya, akan dilakukan langkah yang tidak biasa.
Ketiga,pihak Polri juga akan digerakkan untuk mengerahkan satuan tugas terutama untuk lalu lintas, dan pengamanan masyarakat karena sibuknya lalu lintas di DIY dan Jateng akibat proses evakuasi korban dan para pengungsi. Pengamanan dari kepolisian diupayakan untuk masyarakat sendiri, kelompok, maupun rumah-rumah pengungsi yang dapat diamankan. Satuan petugas akan berada dibawah komando BNPB.
Point terakhir, penduduk masih sering merasa terbebani oleh ternak yang ditinggalkan, sehingga merasa berat untuk meninggalkan kampungnya yang masuk ke zona bahaya merapi. Dalam hal ini, pemerintah akan membeli ternak dan sapi-sapi tersebut dengan harga yang pantas, tidak seperti kondisi sebelumnya dimana ada yang membeli ternak sapi dengan harga yang murah. Untuk hal ini tidak akan dibebankan pada tugas BNPB namun akan dibebankan kepada Menko Kesra bersama Gubernur DIY dan Jateng, Bupati beserta Pemda, sehingga masyarakat tidak perlu merasa terbebani dan dapat fokus pada evakuasi serta pengamanan diri terhadap bencana. Sore ini Presiden akan berangkat ke Jogja untuk melihat kondisi, mendampingi masyaraat di sana, serta mempercepat pengambilan langkah-langkah penanggulangan. Beliau akan tinggal di Gedung Negara di DIY. (Vella)



tidak ada komentar untuk tulisan diatas
Tulis Komentar